Saturday, January 19, 2013

when

it's the feeling when i wait for him to come to my house
when he takes me to his house to meet his parrents
when he text me he's walkin to my class
the feeling when he hold my hand and i wait him to say something
it's the feeling when my stomach full of butterflies
it feels so funny, but i always love this feeling :')

Friday, January 11, 2013

newbie

buat adiknya yang juga berarti adikku

semangat buat jalanin semester barunya ya :)
sekolah itu saat saat yang paling di kangenin loh suatu hari nanti
nanti kamu akan inget suatu kejadian dengan kaliman begini
"gue dulu kan sering ngelakuin ini sama temen temen pas di SMP"
atau waktu kamu lagi denger lagu dan tiba tiba kamu inget satu kenangan di masa SMP
ya nggak?

suasana baru bukan satu hal yang akan bikin kamu nggak suka sama sekolah loh
mungkin awalnya susah dan berat
apalagi inget kalau kita udah klop sama suasana yang lama
dan mungkin kamu agak bete dan bosen sama kalimat
"enak kan temennya jadi banyak"

tapi semua itu bukan masalah kok
anggap semua yang baru adalah tantangan baru buat kamu :)
happiness is made by our hands
kebahagiaan dibuat dengan tangan kita sendiri :)

jadi berusahalah terus
jangan menyerah dan putus asa :)
kamu punya cita cita kan?
berjuanglah untuk cita citamu itu :)

keep fighting! :D

Thursday, January 3, 2013

hujan dan semangat

malam dingin
dengan setumpuk tugas yang menungguku
kamar yang berantakan tak terurus
terabaikan kaerna tugas tugas yang menggila
hujan lagi
speaker dengan volume suara ekstra
memutar lagu lagu yang tak asing

aku memang selalu menunggumu pesiar
tapi tugasku tak pernah toleransi
tugas tidak akan tau aku butuh penyemangatku
dan tugas tidak akan menunggu waktu pesiarmu

helaian nafas
angin wangi hujan terkadang masuk lewat jendela
kepala yang tak begitu sehat
lagilagi tugas memanggil untuk dikerjakan

ah, persetan!
dan aku dipaksa bangun, bergerak, dan mulai bekerja
yang disana, semangat ya
selamat bekerja :)

Monday, December 31, 2012

station

at the station
i saw your face and your smile
inside of your eyes i saw a deep happiness
i don't know
was my eyes right or i just hoped so
i felt skin of your fingers touched my cheek
cold
did you wait for my train too long?
or you weren't in a good health?
then i huged you
i smelled your perfume
in the middle of those fuckin' peolple
i just missed you
and we're home
at that station
i met you again

Thursday, December 27, 2012

cerita infus dan biskuit susu #2



sebuah sentuhan di ujung kepalaku membangunkanku
aku hanya membuka mata tetapi tidak menggerakkan kepalaku
aku tau siapa yg membelaiku itu
aku hafal aroma tubuhnya
aku hafal caranya menyentuhku
aku hafal irama belaiannya
aku terhanyut
kupejamkan lagi mataku, menikmati tiap belaiannya
sebelum aku menengokkan pandangan kearahnya
ia mengecup puncak kepalaku
nyaman sekali

ia tersenyum
aku tersenyum
ia lalu berlutut disamping kursiku hingga matanya sejajar dengan mataku
tanpa ragu aku memeluknya sambil tertawa kecil
ia membalas pelukanku
lama
tenang
nyaman
dan aku sekali lagi terhanyut oleh aromanya
aku tak melepaskan pelukan itu hingga ia menggendongku
membawaku kesebuah kasur empuk tempatku berbaring sebelum pagi datang

ia membaringkanku
aku melepaskan pelukanku
tetap tersenyum, aku suka itu
lalu duduk disisi kanan kasurku
ia menyenandungkan lagu kesukaanku
sambil terus menggenggam tangan kananku
sesekali ia mengecup ujung jemariku sambil memejamkan mata tanpa berhenti bersenandung
ia lalu membelai lembut pipi kiriku dengan punggung jari kanannya
lagu yang ia senandungkan mencapai akhir

ia tersenyum lagi
lalu mengecup keningku
lama
ku pejamkan mataku menikmatinya
ia menutupkan selimut ketubuhku
menyembunyikan tangan dan kakiku dibawah selimut
lalu beranjak keluar kamar mengambilkan kotak yang paling aku benci di laci sebuah meja
ia kembali dengan kotak hijau di tangannya
kusambut dengan muka cemberut
ia hanya tertawa melihat ekspresiku
aku akhirnya ikut tertawa karna suara tawanya yang sangat renyah
ia kembali duduk disampingku
membuka kotak
mengambil suntikan dan mengisinya dengan cairan warna kuning muda jernih

ia meraih tanganku
mengusapkan kapas beralkohol di lipatan dalam sikuku
aku mengernyit saat jarum menembus kulitku
ia memasukkan cairan kuning itu kedalam tubuhku
lalu mencabut suntikannya
mengusapkan sekali lagi kapas beralkohol pada tempat ia menusuk kulitku tadi
ia merapihkan kotak hijau itu
meletakkannya dimeja samping kasurku
ia mengecup bekas suntikan di lenganku
lalu menunduk dan mengecup bibirku pelan dan lembut
aku memeluknya
ia tersenyum lagi sebelum meninggalkan kamar
lalu aku tidak tau apa yang terjadi setelahnya

Tuesday, December 25, 2012

never answered questions

when you think of how crowded your life, sometimes you got some question that you just realize you don't know the answer, nobody answer, even your experience

well, i've got it too
these some question in my mind that i never get the answer

1. my real bestfriend
2. the difference between azmi and jerremy
3. the reason why i still love him
4. are fairies real?
5. why should we eat everyday
6. forget 26/9/11 and forgive him

well. actually i don't really sure bout my best friend. and still. i always think "do i have a bestfriend?" or maybe "who's my real bestfriend?"
about jerremy, or azmi. sometimes when i thought about azmi, i didn't think bout jerremy. but when i think bout jerremy, i always think jerremy is azmi. lol
it doesn't need any reasons to love someone. i know. but sometime i just think of it.
maybe it's only my hope. so i keep wondering that the fairies are real!
can't we live just by breating and drinking?
26/9/11 and that fuckin' boy. i cannot forget. never.

Monday, December 24, 2012

cerita infus dan biskuit susu #1


Secangkir kopi dan beberapa potong biskuit
Dialasi sebuah nampan kayu dan diketakkan meja bundar tepat didepanku
Disamping jendela yang sedikit terbuka
Aroma hujan menyeruak masuk melalui celah jendela
Angin sepoi menerpa kulit wajah, menenangkan otak
Aku merebahkan kepala diatas lipatan tangan dimeja tempatku meletakkan kopiku

Menatap kearah luar
Melihat kaca yang kian basah karena cipratan air hujan
Sesekali menghapus titik air hujan yang mengenai pipiku
Aroma kopi terkadang membaur
Biskuit susu di sampingnya seakan cemburu karna tidak sewangi hujan dan kopi
Aku memejamkan mata sesaat
Lalu mengusap air di pipiku, tapi bukanlah air hujan

aku mengubah pandanganku
kali ini menatap nampan didepanku tepat
kepala yang masih terpekur diatas lipatan tangan diatas meja
aku menyentuh cangkir kopiku
sudah mulai mendingin seirama dengan cuaca saat ini
aku meraih sekeping biskuit dan membaginya menjadi dua
setengahnya ku letakkan
lalu aku bagi lagi menjadi seperempat
memasukkan kedalam mulutku dan mengulumnya
manis

aku menengkok kearah jendela sekali lagi
hujan pun semakin deras seakan menggodaku untuk bermain dibawahnya
kuusap lagi air di pipiku, dan bukan air hujan
kaca semakin buram oleh uap udara dalam ruangan yang hangat
aku menghabiskan kopiku dan mengulum seperempat biskuit satunya
lalu meletakkan kepalaku di atas lipatan tangan lagi
menatap kearah kaca jendela
lalu terlelap