r: *telfon a*
a: halo?
r: halo
a: udah selesai rapatnya?
r: udah daritadi, habis nonton film malah
a: ooh. aku lagi sama adit nih
r: oh pantes engga sms
a: oh! hohoho. makan kamu, udah siang
r: loh kan tadi udah
a: kan pagi, sekarang udah siang
r: anak kosan makannya dua kali
a: kalo aku yang nyuruh tiga kali
r: kamu udah emang?
a: udah tadi jam sebelas sama adit
r: itu makan pagi apa siang?
a: kan aku dijamak, makan pagi sama siang
r: yaudah aku juga jamak siang sama malem, jadi makannya nanti sore
a: hmm, okedeh.
r: udah sholat?
a: belom dong
r: kok pake "dong"?
a: hehe, aku lagi buat kastil sama adit nih
r: hah?
a: hoh!
r: hahahahaha.
a: hahahaha, yaudah nonton lagi sana
r: oh aku diusir?
a: iya, nanti aja telfonnya.
r: yaudah deh dadaaahh
a: babaaay
r: *tutup telfon*
r: *telfon a lagi*
a: halo?
r: eh sholat dulu!
a: hahahahaha iya iyaa
r: okay babaayy
a: babaaay
Thursday, August 28, 2014
untitled
about this man.
again.
with anything he had said
with anything he had done
with anything he had given
Tuesday, August 19, 2014
Sunday, July 20, 2014
sapaan angin pagi
kali ini aku menulis angin dalam definisi angin sesungguhnya.
aku teringat ketika pagi tadi
aku membuka mata yang hanya sempat aku istirahatkan beberapa menit
jendela kamarku terbuka
angin sempat menyapa kedalam kamarku
dan aku yang terduduk di kasurku saat itu terkena semilirnya
aneh..
rasa dari angin itu tidak lagi menyejukkanku
tidak membuatku menikmati ataupun tersenyum
rasanya angin tadi hanya melewatiku
rasanya aku hanya kerangka kosong yang sama sekali tidak tersentuh angin
rasanya angin itu membuat tulang tulangku menjadi ngilu kedinginan
aku tidak mengerti..
mengapa pagi itu menjadi sehampa ini
mengapa tubuhku rasanya hanya tulang tulang kerangka yang hidup
rasanya aku tidak bernyawa
hanya setengah hidup.
hai angin, kenapa bisa kau sadarkan aku akan banyak hal di pagi sebuta itu?
aku teringat ketika pagi tadi
aku membuka mata yang hanya sempat aku istirahatkan beberapa menit
jendela kamarku terbuka
angin sempat menyapa kedalam kamarku
dan aku yang terduduk di kasurku saat itu terkena semilirnya
aneh..
rasa dari angin itu tidak lagi menyejukkanku
tidak membuatku menikmati ataupun tersenyum
rasanya angin tadi hanya melewatiku
rasanya aku hanya kerangka kosong yang sama sekali tidak tersentuh angin
rasanya angin itu membuat tulang tulangku menjadi ngilu kedinginan
aku tidak mengerti..
mengapa pagi itu menjadi sehampa ini
mengapa tubuhku rasanya hanya tulang tulang kerangka yang hidup
rasanya aku tidak bernyawa
hanya setengah hidup.
hai angin, kenapa bisa kau sadarkan aku akan banyak hal di pagi sebuta itu?
Thursday, July 17, 2014
freedom
bingung mau nulis apa
bingung harus nulis gimana
kenapa aku suka menulis?
karena aku tidak perlu menceritakan apa yang aku rasa kepada siapapun
mereka yang ingin tau tentangku dengan mudah akan mengetahuinya (jika mereka memangbenar benar ingin tau) hanya dengan membaca tulisan tulisan di blog ini
and that's
tapi bagaimana jika tiap aku menulis akan ada beberapa orang yang menyalah artikan?
atau ada beberapa orang yang menanyakan "mengapa kamu menulis seperitu?"
JUST F~ING READ IT!
oh, ayolah!
aku menulis karna aku tidak pandai bercerita
ada yang pernah mengatakan padaku "you are a big liar, Ris"
and i didn't deny it. i am.
that's why i'm writing. to feel free to show up what i really feel.
so how can i write honestly when everybody keep complaining and keep asking about so much things i don't wanna talk about??
then i'll get my freedom to write back.
Tuesday, July 15, 2014
breakable things
a breakable heart
doesn't it deserve to be held?
not to be left or betrayed
does anyone care about?
a breakable love
fragile and difficult
will someone take and treat it gently?
patiently and faithfully?
doesn't it deserve to be held?
not to be left or betrayed
does anyone care about?
a breakable love
fragile and difficult
will someone take and treat it gently?
patiently and faithfully?
Wednesday, July 2, 2014
definisi kerinduan
yang disebut kerinduan,
bukan karena ia jauh berjarak kilometeran,
bukan karena ia tidak dapat terjamah rengkuhan,
atau karena ia tidak pernah terlihat cukup lama.
yand dinamakan kerinduan,
ketika kita tidak bisa menikmati waktu kita seperti biasanya, seperti dulu kala, atau seperti sebelum kita menjadi diam diam bahkan dalam jarak sedekat ini.
bukan karena ia jauh berjarak kilometeran,
bukan karena ia tidak dapat terjamah rengkuhan,
atau karena ia tidak pernah terlihat cukup lama.
yand dinamakan kerinduan,
ketika kita tidak bisa menikmati waktu kita seperti biasanya, seperti dulu kala, atau seperti sebelum kita menjadi diam diam bahkan dalam jarak sedekat ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)

